Minggu, 15 Agustus 2010
Pidato Presiden
Sambutan Peringatan Hari Pramuka
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PERINGATAN HARI PRAMUKA
KOMPLEKS BUPERTA CIBUBUR, 14 AGUSTUS 2006
Bismillahhirahman nirahim
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Salam Sejahtera untuk kita semua,
Salam Pramuka,
Hari ini kita bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, atas rahmat dan karunianya kita dapat menghadiri upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 Gerakan Pramuka .
Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini, untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada para anggota, pelatih dan pembina Pramuka di seluruh tanah air, semoga gerakan Pramuka dapat terus maju dan berkembang di masa-masa yang akan datang.
Hadirin yang saya muliakan,
Keluarga besar gerakan Pramuka yang saya cintai dan saya banggakan, sebagaimana kita ketahui bersama, gerakan Pramuka adalah organisasi gerakan kepanduan di tanah air, yang lahir pada tanggal 14 Agustus 1961. Gerakan Pramuka merupakan perubahan nama dan gabungan dari organisasi-organisasi kepanduan yang telah berdiri sejak zaman kolonial.
Gerakan Pramuka adalah wadah untuk mendidik dan membina generasi muda, agar mereka menjadi manusia-manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang tangguh, terampil dan berpengetahuan, sehat dan kuat jasmani serta rukun dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi.
Karena itu, gerakan Pramuka mempunyai tugas pokok untuk menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, dapat mengisi kemerdekaan dan ikut serta dalam pembangunan nasional. Tiga hari lagi, pada tanggal 17 Agustus yang akan datang, kita akan memperingati hari kemerdekaan bangsa kita. Para anggota Pramuka harus menyadari bahwa kemerdekaan yang kita peroleh, dicapai, diperjuangkan dengan tetesan darah dan air mata. Sebagai generasi muda, penerus perjuangan bangsa, segenap anggota Pramuka bersama-sama seluruh komponen bangsa di tanah air, berkewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang konstruktif dan bermanfaat.
Salah satu tugas gerakan Pramuka adalah menyiapkan kader-kader yang memiliki wawasan kebangsaan yang luas, memiliki semangat dan jiwa bela negara, serta tanggap terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negara kita, karena itu dalam peringatan hari ulang tahun gerakan Pramuka dan menyongsong hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Marilah kita gelorakan kembali semangat perjuangan para pendahulu kita. Perjuangan di masa sekarang bukan lagi perjuangan fisik di masa lalu, tetapi perjuangan untuk membangun bangsa dan negara kita.
Dalam kurun waktu 45 tahun sejak berdirinya, telah banyak hasil yang dicapai oleh gerakan Pramuka, gerakan Pramuka adalah organisasi yang memiliki jumlah anggota terbanyak di seluruh tanah air, bahkan di seluruh dunia. Kegiatan gerakan Pramuka telah menyentuh seluruh kader bangsa, dari usia anak-anak sampai pemuda. Pramuka siaga, penggalang, penegak dan pandega, serta satuan-satuan karya adalah tempat berhimpun anak-anak dan pemuda kita. Dari usia tujuh hingga dua puluh lima tahun.
Keberhasilan gerakan Pramuka selama ini mendapat apresiasi dari gerakan kepanduan negara lain, beberapa waktu yang lalu, saya bersama-sama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, diundang oleh Persekutuan Pengangkap Malaysia, atau organisasi kepanduan Malaysia, di samping untuk menerima penghargaan, hakikatnya adalah untuk meningkatkan persahabatan dan kerja sama antara gerakan kepanduan di kedua negara. Dalam upacara yang bersejarah hari ini, hadir pula pimpinan dan pengurus Persekutuan dan Pengangkat Malaysia, yang tadi juga telah mendapatkan tanda penghargaan dari gerakan Pramuka. Tentu saja cukup banyak aktifitas gerakan Pramuka kita pada forum Internasional dengan tampilan dan prestasi yang membanggakan.
Hadirin yang saya muliakan,
Keluarga besar gerakan Pramuka yang saya cintai. Dibalik keberhasilan kita selama ini, tentu ada pula masalah dan tantangan baru yang kita hadapi, beberapa waktu yang lalu pada Jambore Nasional di Sumedang, Jawa barat, saya mengungkapkan keprihatinan saya, atas mulai berkurangnya minat para pelajar dan mahasiswa akhir-akhir ini, untuk aktif dalam gerakan Pramuka.
Karena itu pada hari ulang tahun gerakan Pramuka tahun ini, saya mencanangkan “Revitalisasi Gerakan Pramuka”. Mengapa revitalisasi, gerakan Pramuka menjadi sangat penting, karena saya memandang bahwa masalah dan tantangan yang dihadapi oleh gerakan Pramuka, selain menurunnya jumlah generasi muda yang berminat terhadap gerakan Pramuka, juga metodologi dan bentuk kegiatan yang sering kurang sesuai dengan perkembangan anak-anak muda pada masa sekarang.
Bagaimanapun di tengah-tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi sekarang ini, kehidupan kaum muda dimanapun di dunia ini, menghadapi perubahan yang mendasar dan signifkan.
Sebagai wadah pendidikan luar sekolah dan luar keluarga, gerakan Pramuka sebenarnya memiliki banyak kegiatan yang menarik, positif dan konstruktif bagi pembinaan kaum muda. Oleh karena itu dengan revitalisasi gerakan Pramuka ini, kembangkan secara inovatif, berbagai pendekatan, metodologi, dan kegiatan yang lebih tepat dengan dinamika dan perkembangan kehidupan kemasyarakatan dewasa ini.
Revitalisasi gerakan Pramuka yang saya maksudkan mencakup upaya yang harus dilakukan secara terencana, sistematis dan berkelanjutan untuk mengaktifkan kembali, peran, fungsi dan kegiatan pokok gerakan Pramuka. Revitalisasi gerakan Pramuka juga merupakan bagian dari revitalisasi sistem dan manajemen pendidikan nasional yang akan menjadi pendorong, pengembangan dan penciptaan kualitas manusia Indonesia di masa depan.
Dengan revitalisasi diharapkan gerakan Pramuka dapat diterima dan diminati oleh kaum muda, dengan revitalisasi diharapkan pula segala upaya dan kegiatan Pramuka secara cerdas dan efektif, dapat menjadi penangkal berbagai masalah yang dihadapi oleh kaum muda. Sudah saatnya gerakan Pramuka memiliki paradigma baru dengan mengelola organisasi secara inovatif dengan mementingkan kualitas, partisipasi, tekad bersama dan mengoptimalkan peran gugus depan di setiap tingkatan.
Format baru yang inovatif, berakar dari pentingnya kreatifitas gerakan Pramuka dalam merumuskan segala bentuk kegiatan serta kemampuan dan keterampilan para pembina dalam menjalankan peran dan tugasnya, dalam setiap kegiatan gerakan Pramuka.
Saudara-saudara,
Dari apa yang saya kemukakan tadi, saya ingin menyampaikan pesan, harapan dan arahan mengenai upaya revitalisasi gerakan Pramuka yang kita laksanakan bersama.
Pertama perkuat gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter bangsa, bagi generasi muda pembentukan karakter bangsa amat penting dan menentukan nasib bangsa di masa depan. Hanya bangsa yang memiliki mental kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan bekerja keraslah yang akan mendorong kemajuan dan keberhasilannya.
Kedua, raih keberhasilan secara cerdas dan ikhlas, negeri kita saat ini dan di masa depan memerlukan kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh komponen bangsa, gerakan Pramuka hendaknya menjadi pelopor dalam membudayakan diri, senang bekerja keras serta cerdas dan ikhlas. Bangun nilai dan sikap dan perilaku ini sejak dini. Melalui berbagai ragam kegiatan, gerakan Pramuka.
Ketiga, ajak kaum muda meningkatkan semangat bela negara. Utamakan program dan kegiatan untuk meningkatkan semangat patriotisme dalam membela kepentingan bangsanya, gerakan Pramuka pada khususnya, dan generasi muda bangsa pada umumnya, harus mencintai dan bangga terhadap bangsa, negara dan tanah airnya sendiri.
Keempat, mantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan, tantangan negeri kita pasca krisis adalah bagaimana kita membangun kembali negeri ini. Kaum muda haruslah menjadi agen dan pelopor perubahan, negeri ini akan maju dan sejahtera apabila pembangunan dapat terlaksana dengan baik, kenalkan dan libatkan kaum muda dalam kegiatan yang mengarah dan menjadi bagian dari pembangunan nasional melalui karya-karya yang nyata.
Kelima, utamakan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya, pendidikan dan pelatihan kepramukaan harus melahirkan generasi muda bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, didiklah kaum muda sedini mungkin untuk tidak membeda-bedakan identitas, seperti agama, etnis, suku, kedaerahan dengan tujuan yang negatif. Watak nasionalisme akan tercermin dalam perilaku yang senantiasa lebih mementingkan kepentingan bangsa dan negara, dibandingkan kepentingan diri dan golongan.
Keenam kokohkan persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia. Galang terus persaudaraan dan persahabatan diantara sesama anggota Pramuka, sebagai bekal memupuk jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan. Kembangkan berbagai metodologi dan kegaitan yang dapat membangun harmoni, kerukunan, kekompakan, kesetiakawanan bahkan kasih sayang diantara sesama kaum muda.
Dan ketujuh, amalkan Satya dan Dharma Pramuka. Inti dari Satya dan Dharma dari gerakan Pramuka adalah semangat, tekad, kode etik termasuk pesan-pesan moral dan spiritual. Tekad, semangat, kode etik serta pesan-pesan itu, bukan harus hanya dijunjung tinggi, melainkan yang lebih penting dilaksanakan dan diamalkan, melalui pengamalan Satya dan Dharma Pramuka. Saya berharap, gerakan Pramuka akan menjadi wadah yang ideal dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual generasi muda.
Demikianlah, pesan dan arahan saya, berkenaan dengan revitlisasi gerakan Pramuka, saya berharap, dengan revitalisasi ini gerakan Pramuka dapat meningkatkan peran dan aktivitasnya menuju gerakan Pramuka yang mandiri, kreatif dan efektif.
Hadirin sekalian,
Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya tekankan kembali, sebagaimana yang pernah saya sampaikan pada Jambore Nasional di Sumedang, perlunya kita memiliki undang-undang tentang gerakan Pramuka untuk mendukung revitalisasi gerakan ini. Inisiatif RUU ini dapat saja datang dari pemerintah ataupun dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, alangkah baiknya jika Kwartir Nasional gerakan Pramuka dapat mengedepankan pandangan dan saran-sarannya.
Kepada para Menteri, terutama kepada Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Menteri Pendidikan Nasional serta Menteri Pemuda dan Olahraga serta para Menteri terkait lainnya, sekali lagi saya minta agar dapat memberikan dukungan yang optimal kepada gerakan Pramuka. Kepada para Gubernur, para Bupati dan Walikota di seluruh tanah air, saya minta pula agar dapat memberikan dukungan yang sama di daerah masing-masing.
Kepada para pembina, pelatih dan andalan dan seluruh jajaran gerakan Pramuka dari tingkat Kwartir ranting hingga kwartir nasional, yang telah bekerja keras, membina dan melatih gerakan Pramuka, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga pengabdian, keihklasan dan kerja keras saudara-saudara dicatat sebagai amal saleh, dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Akhirnya dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT, pada hari ulang tahun ke-45 gerakan Pramuka seraya mungucap Bismillahhirahman nirahim, saya canangkan Revitalisasi gerakan Pramuka sebagai bagian dari Revitalisasi Sistem Pendidikan Nasional di tanah air.
Dirgahayu Gerakan Pramuka,
Jayalah Pramuka,
Jayalah Indonesia,
Salam Pramuka.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
* * * * *
Nah....kalau sudah begini...ayo siapa yang bangga jadi seorang Pramuka??
Tumbuhkan Rasa Bangga menjadi Seorang Pramuka dari Sekarang Baca selengkapnya!
Rabu, 26 Mei 2010
Panji Galuh Juara Lagi
Selasa, 04 Mei 2010
Penegak Melatih Penggalang

Penegak SMA Negeri 1 Seririt, khususnya alumni SMP Negeri 1 Banjar, baru-baru ini mengadakan latihan kepramukaan bersama. Dimana Tim senior dari Penegak yang berjumlah 3 personil diketuai oleh kak kajeng, dengan bangga melatih adik-adik juniornya ini. Acara ini adalah usulan dari kak Suarta(pembina pramuka SMP 1 Banjar) kepada kami para penegak untuk dapat berbagi berbagai ilmu kepramukaan yang telah kami dapat.


Sedikit raut gugup dapat kami lihat dari para adik-adik penggalang kami ini, memang materi pertama pada acara tersebut adalah PBB,,,ya paya berwibawa dikit donk,,,heee...namun acara selanjutnya kita lebih banyak memberi materi permainan dan RIGEM...raut muka yang dahulunya tegang sudah berubah menjadi riang kembali, akhirnya kegiatan tersebut telah berlangsung selama 2.30 menit atau menunjukkan pukul setengah sebelas, akhirnya acara pelatihan tersebut ditutup dengan sayonara...
Baca selengkapnya!
Jumat, 30 April 2010
Memperbaiki Sandal Jepit

Cara ngakalinnya gini...
siapin sedotan:
Hasilnya:

cara-caranya:
1. pilih sedotan yang sewarna dengan sendal jepit.. kalo misalnya ga ada, ya uda terpaksa beda warna, namanya jg darurat..
2. lipat sedotan
3. kemudian ikatkan sehingga membentuk simpul seperti ini
4. jika ada gunting, boleh ditambah optional ini.. gunting sedotan lain, seukuran jepitan sendal.. (ilustrasi menggunakan sedotan warna lain, spy terlihat jelas, nanti prakteknya sih pake warna yang sama ya, spy ga kliatan belang.. hehe..)
kemudian masukkan potongan sedotan melewati sedotan yang uda disimpul
5. nah setelah itu, masukkan sedotan td melewati lubang sendal jepit
6. setelah itu, sedotan dibentuk seperti gambar di bawah ini.. caranya seperti mengikat biasa, nanti jadinya berbentuk kaya gini..
7. done.. sendal jepit sekarang bisa digunakan...
Selasa, 27 April 2010
Laporan dari Lomba Paduan Suara Pramuka Bali
Selasa, 13 April 2010
Lagu-lagu
Ditengah-tengah Hutan
Ditengah-tengah Hutan
Dibawah langit Biru
Tenda Terpasang ditiup sang bayu
Api Menjilat-jilat menerangi hutan rimba
Membawa kenangan dalam impian
REF: Dengarlah...dengarlah...sayup..sayup
Suaramu merdu memecah malam...
Jauhlah dari kampung menurut kata hati
Guna baktii pada ibi pertiwi
Baden Powel
dua-dua februari
hari lahirnya baden powel
seribu d'lapan ratus lima tujuh di london
baden Powel Pandu dunia
Pramuka Jalan Kaki
tiada gunung terlalu tinggi
buat kami daki di sian hari
tiada jurang terlalu dalam
buat kami turuni dimalam gelap....(malam gelap)
hutan rimba ... (hutan rimba)
padang lalang...(padang galang)
kususuri jalanan jauh ...(amat jauh, panas terik)
hujan berangin...maju terus jalan terus..
haram patah..(haram patah)
hati kami..(hati kami)
karena terlatihnya..
pasukan jalan kakilah...
desa kepulauan semua...
Unknown
tinggalkan ayah tinggalkan ibu..(tinggal ibu)
ijinkan kami pergi berjuang..(berjuang)
dibawah naungan merah putih..(merah putih)
maju terus maju..(serbu!)
jangan kembali p[ulang..(jangan pulang)
kalau tidaklah menang..(pasti menang)
walau mayat terkapar dimedan juang..
demi bangsa, kami kan berjuang..
reff..
maju ayo maju terus majuuu..
singkirkan dia..dia..dia..
kikis habis lah nereka..
demi negara..
wahai pramuka..praja muda karana
dimana engkau berada..
teruskan perjuanganpara pahlawan
demi bangsa dan negara.
Baca selengkapnya!
Senin, 12 April 2010
Labirin
1. Bagi jumlah peserta menjadi dua kelompok
2. Pilihlah satu orang yang kalian(grup) yang anggap akan dapat menjadi wasit
permainan yang adil.
3. Orang yang dipilih tadi membuat gambar yang berbentuk kotak-kotak 8*8 seperti
gambar dibawah ini.

4. Buatlah garis kotak-kotak dengan ukuran 8*8 juga di tanah/lantai.
buatlah gambar serupa dengan jejak(titik-titik) yang berbeda sebanyak-banyaknya.
Teknis Permaianan :
1. Masing-masing ketua kelompok mengambil undian yang didalamnya terdapat peta
labirin
2. Tulisan 'Y' pada gambar anda asumsikan sebagai kelompok anda, dan kelompok lawan
memiliki simbol 'X',
3. Tentukan kelompok mana yang duluan menapaki jejak, baik dengan Suit,dll.
kemudian membentuk barisan berbanjar dipinpin oleh pemimpin
4. Kelompok yang kalah sebagai pengamat, dan kelompok lawan(yang main) disuruh
menebak jalan labirin kelompok yang kalah, kelompok yang kalah akan bergerak
dari 'X'->'Y'
5. (pengamat) Perhatikan jejak pemain lawan, pastikan kelompok lawan menginjak
(bergerak) di kotak - kotak pada tanah yang sesuai dengan kotak-kotak pada
gambar.
6. Kelompok yang bermain harus mengingat jejak-jejak pemain sebelumnya yang telah
sesuai dengan jalan labirin pada peta lawan, dan tidak diijijkan untuk bertanya
saat bermain,
7. Jika salah melangkah, maka permainan diganti pada grup yang lain, begitu
seterusnya.
8. Permainan berakhir selesai apabila seluruh anggota kelompok suatu grup telah
bergerak sesuai pada jalan peta dan mencapai Finish(berada di 'Y'.
Baca selengkapnya!


